Yogya tempoe doeloe

Yogya tempoe doeloe

Jl. Jend A Yani 15
Malioboro,Yogyakarta
Phone: (0274) 512227

Restaurant Cirebon dibangunan sangat sederhana, kursi dan meja sederhana, ada meja bundar dan kursi rotan. Menunya bermacam-macam dari masakan eropa sampai yg menu indonesia,menu utama adalah Steak sapi.

Dulu merupakan tempat favorit pada masa kolonial belanda,”kenang Bu Ester”. Bu Ester adalah salah satu pewaris yang diberikan kepercayaan untuk melanjutkan tugas ini.

Restoran ini pertama kali didirikan oleh menantu ayah dari Bu Ester,sekitar tahun 1930.Wanita berusia 41 tahun ini membuka restoran dengan menu masakan khas eropa,konon dahulu restoran ini adalah tempat yang ramai dikunjungi oleh bangsa hindia belanda pada masa itu. Meskipun bangunan ini sudah tergolang uzur, namun ornamen yang menjadi ciri khas restoran ini masih terlihat terpelihara baik,mulai dari kursi tamu, meja makan, dan asesoris asesoris lain seperti( jam dinding,pintu masuk dan meja kasir) semua nya masih terlihat perawan khas kolonial belanda.

Restoran yang dahulunya bernama resto Tionghua ini menyediakan masakan yang beragam mulai dari mulai dari masakan eropa,masakan chinese dan masakan lokal kota jogjakarta.Tak tangung tangung, koki restoran ini didatangkan langsung dari negara asal masing masing,”tutur Bu Ester”.
Perubahan nama restoran ini, dari nama TIONGHUA menjadi CIREBON memiliki cerita yang sedikt unik.Pada awal mulanya berdirinya restoran ini.Kota yogajakarta masih dalam penjajahan kolonial belanda,pada saat itu banyak pedagang pedagang asing yang masuk,setelah bangsa indonesia merdeka,pemerintah kota Yogjakarta meminta agar nama bangunan yang masih mencerminkan nama asing segera dihapuskan.Maka restoran ini pun berganti nama menjadi Cirebon,namaCirebon sendiri diambil karena Bu ester sendiri blesteran Cirebon dan chinese.

@ sudut Rest.Cirebon-Malioboro

@ sudut Rest.Cirebon-Malioboro

Menu masakan restoran ini,memiliki cira khas sendiri tutur “Pak Harju”salah satu koki restoran cirebon.” karena menggunakan resep keluarga yang diturunkan dari koki koki terdahulu “jelasnya”.Pada hari jumat,sabtu dan minggu resto ini ramai dikunjungi pengunjung terutama wisatawan wisatawan asing.
Darianto(29th) warga sleman yang berprofesi sebagai pelukis jalanan.cirebon resto memang memiliki keunikan sendiri ,konsep restoran tersebut, menjadikan restoran ini berbeda dengan restoran lain yang menjamur disepanjang jalan malioboro ini.”tuturnya”.

6 responses »

  1. terima kasih sudah bersedia menulis tentang restaurant milik keluarga saya.. kalau boleh saya ralat, koki yang ada saat ini tinggal warga negara Indonesia asli.. dan asal nama cirebon karena nenek saya saat jaman penjajahan pernah mengungsi di alun2 kota tersebut.. terima kasih atas masukannya🙂

    • Aduuuhh…. mohon maaf ya mba Ika atas kesalahan info di postingan saya. Terima kasih sdh diralat langsung😉 . Salam kenal Mbak Ika,nama kita sama lho🙂

  2. ahaaa, kangen bgt tongkrong dpn rmh mkn cirebon,dulu aku pnh jualan sandal di dpn,dkat lapak mas adit, rm.cirebon sangat keren bgunanya masih antik,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s